Eddy Iskandar Serahkan Tongkat Estafet PPBI Pangkalpinang Kepada Mashur Samsudin

Bagikan

TopBabel.com-Eddy Iskandar Resmi Serahkan Tongkat Estafet Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Pangkalpinang kepada ketua terpilih yang baru, Mashur Samsuri, Sabtu (16/5/2026) bertempat di ruang rapat Bapperida Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Dalam sambutannya, Eddy Iskandar menegaskan bahwa pergantian kepengurusan ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan langkah krusial bagi masa depan organisasi. Menurutnya, regenerasi adalah mesin penggerak agar sebuah organisasi tetap relevan dan dinamis.

“Regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam rangka penataan organisasi”.

Selain itu, hal seperti pergantian pimpinan adalah langkah nyata untuk memotivasi para anggota agar terus aktif dan kreatif,” ujar Eddy.

Eddy Iskandar yang memimpin PPBI Pangkalpinang 2022-2026, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengawal perjalanannya selama memimpin.

Ia menyadari bahwa pencapaian organisasi selama ini adalah hasil kerja keras kolektifSaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pengurus, rekan-rekan, serta seluruh sahabat dan mitra serta pemerintah yang telah memberikan dukungan tanpa henti selama masa bakti kepengurusan PPBI Pangkalpinang periode 2022–2026″.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Eddy Iskandar, sebagai nahkoda lama, Eddy menaruh harapan besar di pundak Mansur dan jajaran pengurus baru. Ia ingin agar ritme positif yang sudah terbangun selama ini tidak kendur, melainkan terus ditingkatkan.Kemudian Dengan kepemimpinan yang baru ini, PPBI Kota Pangkalpinang diharapkan mampu semakin solid dan terus membumikan seni bonsai, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai potensi ekonomi kreatif bagi masyarakat Pangkalpinang.

Sementara pencinta tanaman Bongsai Agus menyampaikan harapannya terhadap ketua PPBI yang terpilih dapat melanjutkan kepemimpinan kedepan dengan membawa nama Babel menjadi Balinya Sumatera, mengapa saya katakan kita harus mencontohkan Bali, mengingat Bali merupakan daerah yang menjadi penyelenggaraan event-event besar salah satunya Pameran Nasional (Pamnas) Bongsai Gianyar dan pameran bertajuk “Bertabur Bintang”, yang diselenggarakan oleh PPBI, tentuknya pada even ini akan ditampilkan ribuan karya bonsai terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Diakui Agus, Kepulauan Babel, khususnya Pangkalpinang berpotensi untuk mengadakan salah satu even besar bongsai, mengingat kita juga memiliki jenis bongsai yang dapat dijadikan unggulan diantaranya, koleksi bongsai endemik nya bernilai tinggi, seperti sapu-sapu, (Baeckea Frutescens) dimana karakteristik batang kayunya keras, berdaun jarum, bongsai ini termasuk primadona di berbagai pameran dan diminati kolektor, nasi-nasi dan sekuncung, jelasnya.

Agus sampaikan juga, kalau Pangkalpinang bisa menyelenggarakan event besar bongsai , tentunya dapat mendatangkan orang (wisata) ke Babel, dan itu salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Babel, khususnya Pangkalpinang, pungkasnya.(*)

Pos terkait