Gubernur Babel Hidayat Arsani Membuka Pagelaran Pentas Seni dan Kewirausahaan Siswa SMK Negeri I Pangkalpinang

Bagikan

TopBabel.com-Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani Membuka Pagelaran Pentas Seni dan Kewirausahaan Siswa SMK Negeri I Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026) bertempat di SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Jalan Merdeka No 90 Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Pangkalpinang, Kepulauan Babel.

Gubernur Hidayat Arsani bersama rombongan, dan Wakil Wali kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna resmi membuka Pagelaran Pentas Seni dan Kewirausahaan Siswa SMK Negeri I Pangkalpinang, dengan memukul Gong di atas panggung utama Pagelaran seni SMK Negeri I, bertanda Pagelaran sudah resmi di buka.Kegiatan mengusung tema, “Gema Nusantara Pemersatu Bangsa, dari Tradisi Menuju Prestasi”.

Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengatakan bahwa kegiatan Pagelaran Pentas Seni dan Kewirausahaan Siswa SMK Negeri I Pangkalpinang bermanfaat bagi anak didik kita untuk mandiri, dimana mereka bisa berusaha, berbisnis yang kuat dan dapat menentukan masa depannya.

Diceritakan Gubernur Babel Hidayat Arsani, “Kalau kami dulu, tidak seperti sekarang ini teknologi semakin modern, dan lebih baik”. Sehingga moment acara seperti Pentas Seni dan Kewirausahaan Siswa SMK Negeri I Pangkalpinang sangat perlu dilaksanakan, supaya keterlibatan UMKM dan sekolah berhubungan baik dan saling bermanfaat untuk menggerakkan ekonomi di Babel. Sekolah manapun itu, di Babel, bisa melakukan kegiatan seperti ini, ujarnya.

Gubernur Hidayat juga menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan, kedisiplinan dan semangat belajar untuk setiap generasi muda. Sebagai modal utama dalam meraih masa depan yang baik.

Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan pesan, sebagai Gubernur alumni SMK Negeri I, meminta bangunan SMKN 1 Pangkalpinang yang merupakan cagar budaya, dapat dipertahankan.”Cukup dipugar, jangan dirobohkan, seperti yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Hidayat Arsani, gedung SMK I Pangkalpinang memiliki nilai sejarah, perlu dijaga keberadaannya sebagai bagian dari warisan budaya daerah, bahkan menjadi Budaya Indonesia, ungkapnya. (*)

Pos terkait