TopBabel.com-Sekretaris (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dedy Apriandy terima kedatangan tim penilai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (21/7/2026) di ruang Kerjanya.
Kepada TopBabel.com Sekwan Dedy Apriandy mengatakan apresiasi dengan kedatangan tim monitoring penilai kebersihan lingkungan kantor dari pemprov Babel, ujarnya.
Kedatangan tim monitoring penilaian kebersihan lingkungan kantor Pemprov Babel sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI).
Diakui Sekwan Dedy Apriandy, bahwa mereka akan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada, dengan adanya kedatangan tim penilai Pemprov, tentunya memiliki nilai positif, dimana setiap OPD termasuk DPRD dapat lebih meningkatkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, indah dan berkelanjutan, ungkapnya.
Sementara Fira Eryani dari DLHK Babel yang tergabung dalam tim monitoring penilaian mengatakan bahwa kunjungan mereka ke setiap OPD, termasuk ke DPRD Kepulauan Babel untuk melihat dan memberi penilaian yang objektif.
Dijelaskan Fera Eryani penilaian dilakukan secara berkala setiap bulan, aspek penilaian mencakup manajemen pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan ruang kerja, penataan saluran drainase, kondisi ruang terbuka hijau dilingkungan kantor.
Hal yang sama disampaikan Lensi yang juga tergabung dalam tim monitoring penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Babel, bahwa penilaian yang dilakukan berfokus pada pengelolaan sampah, saluran air, penghijauan, pemanfaatan ruang kerja/kantor untuk tanaman hias yang bermanfaat untuk kebersihan udara dan terlihat lebih hidup, kemudian aspek perilaku hidup bersih dan sehat, seperti pencegahan penyakit berbasis lingkungan, diantaranya bebas dari jentik nyamuk (tidak ada genangan air, tempat jentik nyamuk) dan penerapan kawasan tanpa asap rokok.

Selanjutnya Lensi kita juga menilai dari aspek ketertiban dan keamanan, memastikan lingkungan memberikan rasa nyaman dan aman, fasilitas kesehatan, seperti adanya sarana cuci tangan, kotak P3K yang memadai, dan tersedia fasilitas darurat di lingkungan kerja atau fasilitas publik.
Dijelaskan Lensi pelaksanaan penilaian program ASRI ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif serta menjadi standar kebersihan dan kesehatan sebagai budaya yang berkelanjutan di lingkungan keluarga maupun area kerja, tutupnya.
Pantauan TopBabel, Tim Monitoring penilaian Pemprov Babel, kunjungi ruang-ruang kerja Komisi/fraksi, halaman kantor DPRD dan sebagainya. (*)

