*Ini kata Kapolresta Max Mariners
TopBabel.com-Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol.Max Mariners, Rabu (11/3/2016) usai mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral bersama pemerintah kota Pangkalpinang, TNI dan tamu undangan lainnya, mengatakan bahwa Operasi Ketupat Menumbing, akan berlangsung selama 13 hari.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini (red), merupakan tindak lanjut dari rapat serupa yang sebelumnya digelar di tingkat Polda.
Kemudian Kapolresta Pangkalpinang Max, menjelaskan, Operasi Ketupat Menumbing 2026, merupakan operasi pengamanan bersama yang melibatkan berbagai instansi, tidak hanya kepolisian saja.
Kegiatan pengamanan menjelang Idulfitri ini, bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dengan TNI, Satpol PP, Dishub, dan stakeholder lainnya,” ujar Max.
Selanjutnya Kapolresta Pangkalpinang Max menjelaskan, Operasi Ketupat menumbing akan berlangsung selama 13 hari. Apel gelar pasukan dijadwalkan pada 13 Maret 2026, sementara pada 14 Maret seluruh personel sudah menempati pos pengamanan masing-masing.
Selama arus mudik, kepolisian juga menekankan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk tidak melakukan penilangan di jalan.
Dimana tindakan tidak melakukan penilangan di jalan oleh petugas, merupakan langkah yang dilakukan, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman hingga sampai ke tujuan.
Dijelaskan Max, Polresta Pangkalpinang selain mendirikan pos pengamanan, aparat gabungan juga akan melakukan patroli untuk menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.
Patroli tersebut melibatkan personel TNI, Satpol PP, Dishub kota Pangkalpinang, serta instansi terkait.
Kepolisian Polresta Pangkalpinang akan melakukan patroli bersama agar rumah-rumah yang ditinggalkan saat mudik Idulfitri tetap aman.
Max juga menyampaikan berdasarkan laporan Jasa Raharja, angka kecelakaan lalu lintas di Pangkalpinang menunjukkan tren penurunan.
Karena itu, kami berharap sinergi seluruh pihak dapat terus terjaga pada pengamanan qdi bulan Ramadan hingga pelaksanaan Idulfitri nanti.
Semua stakeholder harus terus bekerja sama agar pengamanan selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan lancar, aman dan masyarakat Pangkalpinang dapat melaksanakan aktivitas dengan rasa aman. ungkapnya. (*)


