TopBabel.com – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Kelurahan Tuatunu Indah dalam kegiatan walimatussafar yang berlangsung khidmat di Masjid Raya Tuatunu, Minggu (19/4/2026).
Suasana haru dan penuh doa menyelimuti acara tersebut. Keluarga, tokoh masyarakat, serta pengurus masjid turut hadir mengantar para tamu Allah menuju Tanah Suci. Sebanyak 27 calon jemaah haji dilepas pada kesempatan itu untuk menunaikan ibadah ke Makkah dan Madinah.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, ditandai dengan doa bersama serta pesan-pesan keagamaan yang sarat makna. Dalam sambutannya, Saparudin yang akrab disapa Prof. Udin menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jemaah yang mendapat kesempatan berharga tersebut.
“Hari ini kita menghantarkan saudara-saudara kita untuk memenuhi panggilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Dari sekian banyak yang antre, tahun ini Bapak/Ibu mendapat kesempatan berangkat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan hati yang tulus. “Berangkatlah dengan hati yang bersih dan ikhlas. Kami yang di tanah air akan terus mendoakan agar Bapak/Ibu selalu diberi kesehatan dan keselamatan hingga kembali lagi ke Pangkalpinang,” tambahnya.
Saparudin juga berharap para jemaah dapat kembali dengan predikat haji dan hajah yang mabrur serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

Sementara itu, Ketua Masjid Raya Tuatunu, Rusbandi Mataris, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 27 jemaah, sebanyak 23 orang berasal dari Kelurahan Tuatunu Indah, sementara sisanya berasal dari wilayah lain, termasuk Bukit Merapin.
“Alhamdulillah, jemaah kita tahun ini berjumlah 27 orang. Sebagian besar dari Tuatunu Indah, dan ada juga yang bergabung dari Bukit Merapin,” jelasnya.
Rusbandi menegaskan bahwa keberangkatan haji merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai panggilan langsung dari Allah yang tidak semua orang bisa merasakannya.
Perwakilan calon jemaah haji, Zulkifli, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas doa serta dukungan masyarakat. Menurutnya, hal itu menjadi penyemangat bagi para jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kami sangat terharu atas doa-doa yang dipanjatkan untuk kami. Semoga kami dimudahkan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus masjid yang telah memfasilitasi kegiatan walimatussafar dengan baik.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen pelepasan, tetapi juga mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat spiritual masyarakat. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi harapan agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam menunaikan ibadah dan kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan. (*)


