TopBabel.com-Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, melakukan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur Unit Sekolah Baru SMA Negeri 5 Pangkalpinang, dilanjutkan peletakan batu oleh wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin dan kemudian dilanjutkan oleh Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko, Selasa (7/7/2026) bertempat di Jalan Kutilang, Kelurahan Air Kepala, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan peletakan batu pertama pembangunan SMA negeri 5, menjadi langkah awal pembangunan fasilitas pendidikan baru di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap fasilitas ini mampu meningkatkan akses dan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat di Kecamatan Gerunggang dan sekitarnya.
Pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat Kelurahan Air Kepala Tujuh yang selama ini membutuhkan kehadiran sekolah menengah atas negeri.
Pemerintah juga menjadikan pembangunan sekolah ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan di wilayah tersebut, ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen meningkatkan akses layanan pendidikan melalui pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang di Kecamatan Gerunggang, ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat 1.174 lulusan SMP atau sederajat, sementara daya tampung SMA negeri masih terbatas. Oleh karena itu, SMA Negeri 3 Pangkalpinang akan menampung sementara 53 calon peserta didik yang masih menunggu penerimaan hingga pembangunan SMA Negeri 5 selesai.
Selanjutnya Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang, khususnya di Kelurahan Air Kepala Tujuh dan sekitarnya.
Menurutnya, pemerintah menghadirkan sekolah baru tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan.
“Saya berharap ke depannya kita juga dapat membangun SMP negeri di wilayah Tuatunu karena kawasan ini merupakan daerah dengan jumlah penduduk yang cukup padat dan membutuhkan fasilitas pendidikan yang memadai,” ujarnya.
Gubernur Hidayat juga meminta agar camat dan lurah terkait terus memantau kondisi masyarakat serta memastikan anak-anak usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan.
Pembangunan sekolah tersebut rampung dalam waktu sekitar empat bulan sehingga para peserta didik dapat segera menempati gedung baru,Dilanjutkannya Saiful menyampaikan bahwa anggaran APBN mendanai pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang ini, sedangkan Pemerintah Kota Pangkalpinang menghibahkan lahan pembangunannya. Pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada November 2026 sehingga pihak sekolah dapat segera memindahkan kegiatan belajar mengajar ke gedung baru, pungkasnya.(*)

