TopBabel.com-Badan anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kepulauan Bangka Belitung, semua Fraksi sepakat terhadap usulan pergeseran anggaran mendahului perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang diusulkan oleh pemerintah daerah.Hal ini seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, Senin (13/4/2026) usai rapat banggar membahas usulan pergeseran anggaran.
Menurut Eddy, usulan pergeseran anggaran ini mencakup sejumlah kegiatan prioritas yang membutuhkan penanganan cepat dan segera dilaksanakan.
Salah satunya berasal dari Dinas Pendidikan, di mana terjadi penyesuaian pada rincian item kegiatan tanpa mengubah nilai total anggaran yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian waktu penetapan APBD pada November dan keluarnya petunjuk teknis pelaksanaan pada bulan Desember, ujarnya.
Sehingga harus ada persetujuan mendahului perubahan dan itu harus segera dilaksanakan.
Selain itu, dibahas juga penggunaan dana sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2024 dari Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit sebesar Rp1,2 miliar. Dana tersebut harus segera dirinci rencana kegiatannya karena menjadi dasar pengajuan DBH sawit untuk tahun berikutnya.
Kemudian ada lagi yang menjadi konsen kita berkaitan dengan penambahan anggaran untuk sewa pesawat bagi jamaah haji Babel.
Pemerintah provinsi dinilai perlu memfasilitasi dan memberikan layanan penerbangan jemaah dari Babel menuju tempat embarkasi di Palembang. Penambahan dana ini dinilai mendesak mengingat adanya kenaikan harga minyak dunia dan dinamika kondisi internasional yang memengaruhi biaya operasional.
“Kita sudah sepakat bahwa jemaah haji ini perlu dilayani dan difasilitasi. Alhamdulillah, seluruh rekan-rekan di Banggar sepakat terhadap usulan tersebut.
Terkait penggunaan dana bagi hasil lainnya yang bersifat sosial, Eddy menekankan pentingnya ketelitian dalam pendataan.
Pemerintah diminta memastikan siapa yang menerima, dimana nama dan alamat penerima manfaat tercatat dengan jelas, sesuai dengan nama dan alamat yang tercatat, semua harus clear, sehingga penerima itu memang tepat sasaran, pungkasnya. (*)


