TopBabel.com-Emergency Respon Pejuang Masyarakat (ERPEKAT) Bangka Belitung gelar demo menyampaikan aspirasi Tolak Pemberhentian Makan Bergizi Gratis (MBG) bertempat di kilometer O Kota Pangkalpinang, kepulauan Bangka Belitung, Rabu (24/6/2016).
Ketua Umum ERPEKAT Bangka Belitung Ibnu Hajar mengatakan, “Hari ini kami datang membawa suara rakyat”. Suara para orang tua. Suara para siswa. Suara masyarakat yang menginginkan kebijakan yang berpihak kepada masa depan bangsa.
Kami menyatakan dengan tegas, menolak penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ujarnya.
Dikatakan Ibnu Hajar yang dibutuhkan bangsa ini bukan menghentikan program yang bertujuan mulia, melainkan memperbaiki segala kekurangan yang ada dalam pelaksanaannya.
Jika ada masalah, evaluasi, jika ada kekurangan, perbaiki, dan
jika ada kelemahan, benahi.
Selanjutnya Ibnu Hajar sampaikan, jangan jadikan kekurangan sebagai alasan untuk menghentikan harapan jutaan anak Indonesia.
Kita harus jujur bahwa program pemenuhan gizi bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Anak yang sehat akan belajar lebih baik. Anak yang cukup gizi akan tumbuh lebih kuat. Dan generasi yang kuat adalah fondasi Indonesia yang maju.

Karena itu, kami mendukung pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, transparan, dan berbasis data. Namun evaluasi tidak boleh berubah menjadi penghentian yang merugikan masyarakat.
Jangan korbankan anak-anak karena kelemahan sistem.
Jangan hilangkan manfaat program karena kesalahan teknis yang masih bisa diperbaiki.
Jangan matikan harapan rakyat hanya karena pelaksanaannya membutuhkan penyempurnaan.
Dalam setiap kebijakan besar, tantangan pasti ada.
Tetapi sejarah tidak dibangun oleh mereka yang menyerah pada masalah.
Sejarah dibangun oleh mereka yang berani memperbaiki masalah.Hari ini kita berdiri untuk menyampaikan pesan yang jelas, yakni kami mendukung perbaikan, kami mendukung pengawasan, kami mendukung transparansi,
tetapi kami menolak penghentian MBG!, ujarnya.
Karena masa depan anak-anak Indonesia tidak boleh menjadi korban dari ketidaksiapan sistem.
Ibnu Hajar mengajak untuk kawal bersama MBG, agar program ini menjadi lebih baik, lebih tepat sasaran, lebih berkualitas, dan lebih bermanfaat bagi rakyat.
MBG harus dievaluasi, bukan dihentikan!
Programnya diperbaiki, manfaatnya dilanjutkan!
Gizi anak bangsa adalah tanggung jawab negara, ujarnya.
Para pedemo membawa spanduk dan kertas karton yang bertuliskan diantaranya Kami Percaya Presiden Prabowo, Hukum Berat Koruptor MBG, MBG untuk Rakyat, Evaluasi untuk Kemajuan, Fakta Nyata Bukan Janji, Asta Cinta Jalan Terus, dari Rakyat untuk Indonesia, perbaiki pelaksanaan bukan hentikan program, barisan perduli masa depan, Indonesia maju Rakyat Sejahtera, kami dukung langkah nyata Presiden Prabowo dan sebagainya. (*)

