TopBabel.com-Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elvi Diana melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026 di Desa Tanjung Niur, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat pesisir untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait sektor kelautan dan perikanan.
Reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tanjung Niur Sukarman, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Bidang Tangkap Ichsan Afrizal, Imam dari DKP Bangka Barat, serta Kepala Bidang Tangkap Wiratmo.
Dalam pertemuan itu, Elvi Diana menyampaikan bahwa Desa Tanjung Niur saat ini sedang mengikuti proses seleksi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang merupakan program dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agar program tersebut dapat terealisasi di Desa Tanjung Niur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat nelayan, mulai dari bantuan kapal, pembentukan koperasi hingga akses pembiayaan usaha melalui KUR,” ujar Elvi Diana.
Menurutnya, keberadaan program tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.
Sementara itu, Kepala Bidang Tangkap DKP Provinsi Babel, Ichsan Afrizal, menyebut masyarakat pesisir memiliki peluang besar mengembangkan usaha berbasis hasil tangkapan laut melalui sektor UMKM.
“Hasil tangkapan nelayan bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelas Ichsan.
Elvi Diana juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak terhadap Program Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi bagian dari program pembangunan nasional.
Dalam sesi dialog, para nelayan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, salah satunya terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi untuk operasional melaut. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar aktivitas nelayan tidak terganggu.
Menanggapi hal tersebut, Elvi Diana memastikan akan memperjuangkan aspirasi para nelayan agar mendapat perhatian dari pemerintah terkait.
Selain persoalan BBM, masyarakat juga mengusulkan bantuan keramba ikan guna mendukung pengembangan budidaya perikanan di Desa Tanjung Niur. Warga menilai potensi laut dan sungai di wilayah tersebut sangat mendukung pengembangan usaha budidaya ikan.
Masyarakat berharap bantuan keramba dapat meningkatkan hasil budidaya, menambah pendapatan warga, sekaligus mendukung peningkatan ekonomi desa.
“Aspirasi masyarakat ini akan terus kami perjuangkan agar sektor perikanan dan budidaya di Desa Tanjung Niur bisa berkembang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Elvi Diana.(*)


