*Ini Kata Rudianto Tjen
TopBabel.com-Lagi-lagi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di setiap SPBU di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terjadi ?, tentunya hal ini terjadi adanya rasa kekhawatiran masyarakat akan stok BBM di Babel habis dan tidak mencukupi dalam kurun waktu yang lama nantinya.
Terkait hal adanya kelangkaan BBM yang dikhawatirkan masyarakat Babel tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) daerah pemilihan Kepulauan Babel Rudianto Tjen, Jumat (6/3/2026) menyampaikan, bahwa masyarakat Babel jangan panik, untuk ketersediaan BBM di Babel pada bulan Ramadhan hingga Idulfitri, dipastikan dalam kondisi aman bahkan melebihi kebutuhan normal, ujarnya.
Rudianto Tjen juga mengatakan pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga selama Ramadan, periode mudik dan perayaan Idulfitri 2026 nanti.
Stok BBM Babel dipastikan Aman, “Saya Minta Masyarakat Kepulauan Babel tetap tenang.
Masyarakat jangan panik terkait ketersediaan BBM selama Ramadan, menjelang lebaran Idulfitri, karena stok BBM di Babel dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan melebihi kebutuhan normal.
Rudianto Tjen katakan pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.
“Saya minta masyarakat tidak perlu panik. Stok BBM di Babel saat ini bahkan melebihi dari biasanya. Pertamina sudah diminta menyiapkan pasokan yang cukup untuk kebutuhan transportasi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Menurut Rudianto Tjen lonjakan konsumsi BBM saat momen Idulfitri memang menjadi perhatian, terutama karena meningkatnya mobilitas masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang lebaran Idulfitri.
Diakui Rudianto Tjen kaget dengan kejadian antrean BBM di setiap SPBU di Kepulauan Babel. “Saya langsung komunikasi dengan komisi XII yang memang menangani urusan perminyakan (BBM) dan mereka meyakinkan bahwa stok BBM kita normal-normal saja, tidak ada sesuatu kekurangan, apalagi menjelang lebaran Idulfitri.
Pemerintah juga sudah menyiapkan tambahan BBM, supaya distribusi BBM dapat berjalan lancar, dan cukup.
“Saya juga sudah meminta ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya komunikasi dengan pihak Pertamina yang ada di Babel, ternyata stok BBM di Babel sudah melebihi seperti hari-hari biasa.
Diketahui BBM untuk distribusinya di bulan Ramadan sudah disiapkan dan untuk distribusi menjelang lebaran idulfitri juga sudah disiapkan, mengingat kebutuhan masyarakat akan BBM di hari lebaran meningkat (bertambah).
Dengan stok aman, kita berharap tidak menimbulkan antrean panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kepulauan Babel, khususnya di Kota Pangkalpinang.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk sama-sama mengawal distribusi BBM ini. Tujuannya agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu antrean panjang di SPBU.
Rudianto Tjen berharap masyarakat Babel tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena hal tersebut justru dapat memicu adanya kekurangan BBM, dan dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Kalau masyarakat melakukan pembelian BBM terus menerus, dan berlebihan, dipastikan stok BBM dirasakan selalu kurang. “Masyarakat Babel Jangan Panik, BBM kita Normal, hingga lebaran Idulfitri.
Disampaikan Rudianto Tjen, yang terpenting masyarakat tidak panik, tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan saja. Pemerintah dan Pertamina sudah menyiapkan stoknya, jadi tidak perlu khawatir,” ungkapnya.(*)


