TopBabel.com-Untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan (refungsionalisasi) penerima manfaat agar mereka dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar, mandiri, dan meningkatkan kualitas hidup mereka di tengah masyarakat dan membantu mengurangi beban hidup, pemerintah Kota Pangkalpinang hadir ditengah masyarakat.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin hadir menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial kepada PAKE Tahap 2 tahun 2026, melalui Dinas Sosial kota Pangkalpinang, Kamis (21/5) 2026).
Wali kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengatakan bantuan yang disalurkan kepada 143 masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil I sampai Desil 4 yang masuk di dalam data Dinas sosial Kota Pangkalpinang.
Seperti kita ketahui bahwa masyarakat yang berada di tentang Desil 1 sampai Desil 4 menjadi target sasaran utama untuk program bansos reguler dari Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Pangan Non-Tunai (Program Sembako).
Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat ini, adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Pangkalpinang.
Sementara salah satu penerima manfaat dari bantuan Asistensi rehabilitasi sosial tahap 2 atas nama Septa Rina, warga Kejaksaan, menyampaikan rasa bersyukur dan terimakasih atas keperdulian pemerintah Kota Pangkalpinang. “Saya sebagai ibu tunggal (suami sudah meninggal)”, sangat senang, bahagia menerima bantuan, ujarnya.
Ibu Septa Rina merasa terbantu dengan bantuan yang diberikan pemerintah, harapannya saya, akan mendapatkan bantuan lagi, ” Saya selama ini menghidupi dia orang anak dengan berkerja sebagai pembantu rumah tangga”.Pendapatan dari hasil kerja hanya dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, namun Alhamdulillah, apalagi mendapatkan bantuan seperti ini, tentunya sangat membantu.
Diakui Ibu Septa Rina, bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban hidupnya, apalagi dia anaknya dalam masa pertumbuhan, anak pertama Rehan tamatan sekola TK tahun ini masuk SD, adiknya Dapa 5 tahun belum bersekolah.
Diakui Ibu Septa Rina untuk biaya sekolah TK Rehan tahun lalu perbulannya Rp 180.000,- perbulan, dan Alhamdulillah itupun mendapat bantuan dari kenalan yang membayarnya.
Untuk tahun ini, anak pertama Rehan masuk SD, tentunya saya membutuhkan dana untuk membelikan peralatan sekolah seperti tas, sepatu, dan sebagainya.
“Untuk kebutuhan anak saya SD belum tahu pasti, namun saat ini yang dibutuhkan hanya tas, sepatu, seragam sekolah dan dll.
Ibu Septa Rina sampaikan bantuan yang diterima dari pemerintah diantaranya, beras, kasur, mukena, alat mandi, minyak goreng, kue dan sebagainya. Bantuan ini sangat membantu, ungkapnya.(*)


