TopBabel.com – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengungkapkan adanya kenaikan harga beras medium dan premium di sejumlah pasar tradisional.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat bersama Sekda Kota Pangkalpinang terkait perkembangan harga beras, Senin (25/05/2025), di ruang rapat Sekda.
“Di Pangkalpinang harga beras masih terjadi kenaikan. Untuk harga eceran tertinggi (HET) zona 2 Sumatera selain Lampung, Sumsel, NTT, dan Kalimantan, beras medium ditetapkan Rp13.100 per kilogram, sementara premium Rp15.400 per kilogram,” ujar Juhaini.
Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat sekitar 200 kabupaten/kota di Indonesia yang mengalami kenaikan harga beras, termasuk Kota Pangkalpinang. Pemantauan dilakukan di Pasar Ratu Tunggal dan Pasar Kampung Melayu.
Di Pasar Ratu Tunggal, harga beras medium tercatat Rp14.000 per kilogram atau naik 6,87 persen dari HET. Sementara di Pasar Kampung Melayu, harga beras medium sebesar Rp13.990 per kilogram dengan kenaikan 6,80 persen dari HET.
Juhaini menilai kenaikan tersebut masih tergolong rendah, namun pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) kepada distributor beras premium maupun medium.
“Apabila menurut arahan dari Kementerian Dalam Negeri stok barang cukup dan distribusi lancar tetapi harga tetap naik, maka ada sesuatu yang harus ditindaklanjuti. Namun, jika stok barang kurang dan distribusi terganggu, ini menjadi pekerjaan rumah kita untuk segera diselesaikan,” tegas Juhaini. (*)