TopBabel.com-Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mewakili Wali Kota Pangkalpinang Prof.Saparudin menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan pemberian pengurangan masa pidana anak, Kamis (23/7/2026) bertempat di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Mewakili Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menyampaikan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto, pada HAN di LPKA kelas II Pangkalpinang, diantaranya menegaskan bahwa perlindungan hak anak dan pemenuhan akses pendidikan bagi anak binaan adalah tanggung jawab bersama. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat penting untuk memberikan pembinaan yang humanis serta menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
Proses pembinaan di LPKA berfokus pada perbaikan diri, pendidikan, karakter, dan keterampilan.
Komitmen kuat negara untuk memastikan setiap anak yang berhadapan dengan hukum tetap mendapatkan hak belajar dan berkembang.
Kemudian Dessy Ayutrisna sampaikan pemberian remisi atau pengurangan masa pidana bagi anak binaan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku positif selama dibina.
Selanjutnya Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang tentunya bersinergi kepada semua pihak, dan mendukung upaya-upaya pembinaan anak di LPKA kelas II Pangkalpinang, karena anak mempunyai kesempatan yang sama untuk meraih masa depan mereka, mempunyai kesempatan sama untuk memperoleh pendidikan, serta untuk memperbaiki diri, belajar,
Dessy Ayutrisna juga menyampaikan, “Saya mengapresiasi kepada LPKA yang sudah sangat berdedikasi dalam upaya pembinaan anak-anak kita, yang humanis, edukatif dan fokus pada pemulihan anak-anak yang saya sayangi”, ujarnya.
Jadikan pengurangan masa pidana ini bukan hanya sekedar pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai motivasi dan sebagai bentuk penghargaan negara, negara hadir di tengah-tengah kalian, dan memiliki harapan, bahwa anak-anak harus tetap semangat, berjuang dan menata kembali kehidupannya menuju masa depan yang lebih baik.
Bahwa negara hadir memberikan kasih sayang yang seluas-luasnya dan memberikan kesempatan untuk anak-anak, dapat belajar dan memperoleh pendidikan, serta meraih masa depan yang sangat baik.
Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat kepada anak-anak yang sudah mendapatkan pengurangan masa pidana dan juga saya mengucapkan selamat atas launchingnya buku budak berpantun karya anak-anak LPKA kelas II Pangkalpinang.
Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna mengajak seluruh anak binaan untuk menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga.
Dikatakan Dessy Ayutrisna, bahwa proses belajar tidak hanya diperoleh di bangku sekolah, tetapi juga melalui setiap perjalanan kehidupan yang dijalani, pungkasnya. (*)
.

