Pemantauan Evaluasi Kinerja Penting Untuk Melihat Kekurangan Di dalam Pelayanan Publik

Bagikan

*Ini Kata Prof. Saparudin

TopBabel.com-Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin menilai bahwa kegiatan Pemantauan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menjadi sangat penting, hal ini disampaikannya, Kamis (5/6/2026) saat membuka kegiatan pemantauan Evaluasi Kinerja penyelenggara pelayanan publik, bertempat di Balai Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Prof. Saparudin mengatakan kegiatan pemantauan evaluasi pelayanan publik di pemerintah Kota Pangkalpinang merupakan sebuah siklus dalam pelayanan penyelenggara pelayanan publik. Pelaksanaan pelayanan publik dimulai dari perencanaan, kemudian ada pelaksanaan dan kita melakukan pemantauan terhadap evaluasi, karena evaluasi itu sangat penting, terutama menjadi bahan untuk melihat dimana kekurangan-kekurangan di dalam pelayanan publik itu, sehingga nanti dengan evaluasi, akan tergambar ada deskripsi yang kita lihat dan kita berupaya untuk di perbaiki kedepannya, sehingga didalam pelaksanaan pelayanan publik kedepannya lebih baik lagi, siklus ini akan terus berulang, terutama kami di pemerintah Kota Pangkalpinang, mengingat ini terus berjalan.

Kemudian Prof. Saparudin sampaikan juga bahwa kita sudah sampaikan ke teman -teman organisasi perangkat daerah, agar dapat menyusun evaluasi berkaitan dengan pelayanan publik, dimana pelayanan publik akan lebih baik lagi. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik adalah instrumen yang digunakan Kementerian, untuk mengukur serta meningkatkan kualitas pelayanan pada instansi pemerintah. Evaluasi ini menghasilkan nilai Indeks Pelayanan Publik (IPP) yang menjadi tolak ukur reformasi birokrasi dan perbaikan tata kelola layanan secara berkelanjutan. Selanjutnya Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin menyampaikan bahwa evaluasi objektif merupakan salah satu siklus penting di dalam proses penyelenggaran pelayanan publik setelah perencanaan dan pelaksanaan, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Diakui Prof.Saparudin di pemerintah kota Pangkalpinang masih ada teman-teman OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terlambat melaporkan hasil evaluasinya, atau tidak lengkap, dan ada juga yang masih asal-asalan. Bapak ibu jangan khawatir dengan kekurangan yang ada, kita harus akui itu, kita harus objektif menilai diri kita, self assesment. Kita harus berani menilai diri sendiri, mengetahui di mana letak kekurangan dan kelemahan kita, sehingga perbaikan bisa dilakukan secara tepat, ujarnya. Lebih lanjut, Saparudin juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar tidak menutup diri terhadap kritik maupun penilaian dari pihak eksternal. Pengawasaan pelayanan publik saat ini tidak hanya berasal dari lembaga seperti Ombudsman, namun bisa juga berasal dari media massa, lembaga swadaya, dan masyarakat umum.Wali kota Prof. Saparudin katakan pelayanan publik merupakan siklus yang terus berulang. Hasil dari evaluasi itulah menjadi dasar untuk memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan berikutnya, ungkapnya. (*)

Bacaan Lainnya

Pos terkait