TopBabel.com-Pemerintah Kota Pangkalpinang, akan terus mengupayakan pemindahan Pelabuhan Pangkal Balam dan melakukan pengembangan Pelabuhan yang kondisinya sudah tidak layak dan tergantung pada pasang surut air di kawasan Pelabuhan. Hal ini seperti yang disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin kepada TopBabel.com, Minggu (31/6/2026) bertempat di rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Disampaikan Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, bahwa untuk lokasi pemindahan Pelabuhan Pangkalbalam masih tetap dilahan artenatif dengan pembuatan daratan seperti yang telah dikoordinasikan bersama komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Diakui Prof. Saparudin untuk saat ini, progres rencana pemindahan Pelabuhan Pangkalbalam sudah kita masukkan ke proyek strategis nasional untuk mengatasi kendala alur yang tergantung pasang surut air.
Hal ini tentunya sudah kami usulkan kepada Gubernur, dan Gubernur Babel juga sudah menyampaikan kepada Kementerian, ujarnya.
Menurut Wali Kota Prof. Saparudin, sejauh ini belum ada kendala, terkait permasalahan lahan juga tidak ada kendala, masih seperti yang kita bicarakan dengan DPRD Provinsi Bangka Belitung.
Sekarang ini kita dalam proses untuk mengajukan pemindahan Pelabuhan Pangkalbalam, dari titik lokasi pelabuhannya ke titik yang baru akan dibangun, yaitu Pemkot Pangkalpinang mengupayakan opsi pembentukan daratan baru di kawasan depan Pelabuhan Pangkalbalam, jelasnya.
“Pemindahan Pelabuhan Pangkalbalam rencananya akan tetap kita lakukan dan sekarang ini masih dalam proses “.
Diakui Wali Kota Pangkalpinang Saparudin bahwa rencan pemindahan Pelabuhan dan pengembanganya tetap akan dilakukan, mengingat Pelabuhan Pangkalbalam wilayah kota Pangkalpinang sudah terlalu padat dan mengalami pendangkalan yang parah, dimana aktivitas bongkar muat dan operasional kapal menjadi sangat tergantung pasang surut air laut, yang sering menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga bahan pokok, pungkasnya.(*)

