TopBabel.com-Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimanfaatkan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna untuk mengingatkan pentingnya disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dessy Ayutrisna usai menjadi pembina upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Pemerintah Kota Pangkalpinang yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026).
Upacara tersebut diikuti seluruh pejabat eselon II, para kepala bagian Setdako, camat dan lurah se-Kota Pangkalpinang, serta ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Dalam kesempatan itu, Dessy membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang menyoroti sejumlah program pemerintah, termasuk penguatan perlindungan anak melalui kebijakan PP Tunas.
“Tadi saya menyampaikan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital mengenai berbagai program pemerintah, salah satunya terkait PP Tunas yang mengatur pembatasan akses digital bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun,” ujarnya.
Menurut Dessy, kebijakan tersebut bertujuan agar anak-anak dapat terlindungi dari paparan konten negatif di ruang digital dan lebih banyak mengakses informasi yang sehat serta edukatif.
“Harapannya anak-anak hanya mengakses konten yang sehat dan beretika. Ini penting karena perkembangan digital saat ini sangat cepat,” katanya.
Ia menjelaskan Pemerintah Kota Pangkalpinang telah mengambil langkah awal melalui Dinas Pendidikan dengan menerbitkan surat edaran ke sekolah-sekolah sebagai bentuk sosialisasi dan implementasi aturan tersebut.
“Kita sudah arahkan Dinas Pendidikan untuk membuat surat edaran ke sekolah-sekolah, dan kami berharap penerapannya bisa berjalan efektif,” jelasnya.
Dessy juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para orang tua dan media massa, ikut berperan aktif dalam pengawasan penggunaan teknologi digital oleh anak-anak.
“Kita tahu pengawasan dari orang tua terkadang belum maksimal. Karena itu kami juga meminta dukungan masyarakat dan rekan-rekan media untuk membantu sosialisasi PP Tunas,” tambahnya.
Selain membahas perlindungan anak di ruang digital, Dessy menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan dalam peningkatan disiplin kerja ASN.
Menurutnya, perubahan besar harus dimulai dari diri sendiri sebelum mengajak orang lain untuk berubah.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk bangkit, terutama dalam hal disiplin dan menghargai waktu,” tegasnya.
Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kinerja yang profesional dan disiplin kerja yang lebih baik.
“Kita tidak bisa menyuruh orang kalau kita sendiri belum memberi contoh. Jadi semuanya harus dimulai dari diri sendiri,” tutupnya.(*)


