TopBabel.com-Dessy Ayutrisna resmikan rumah Tahfidz Az-Azkra dan Baksos, Rabu (4/2/2026) bertempat di Lapas Perempuan Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Acara peresmian rumah Tahfidz Az-Azkra dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayu Trisna, Plt Kepala kantor wilayah direktorat jendral permasyarakatan Kepulauan Babel Gunawan Sutrisnadi, kepala kantor kementerian Agama kota Pangkalpinang Firmantasi, kepala UPT Pemasyarakatan Kepulauan Babel , Ustadz Kurnia, ketua Indonesia Alquran Centre Cabang Babel Ustazah Tirza Astri, Ketua Pipas Daerah wilayah Babel Yeni dan tamu undangan lainnya. Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy mengatakan bahwa keberadaan rumah Tahfidz di lingkungan lapas bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, melainkan bagian dari ikhtiar membangun karakter dan memperkuat pondasi keimanan warga binaan.Rumah Tahfidz, bukan hanya tempat menghafal Al-Qur’an, tetapi ruang pembentukan jati diri.
Kami ingin proses pembinaan di lapas tidak berhenti pada menjalani masa hukuman, melainkan menjadi titik awal perubahan menuju masa depan yang lebih baik, ujarnya.
Dessy katakan pendekatan spiritual memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi sosial. Nilai-nilai keagamaan diyakini mampu menumbuhkan kesadaran, memperkuat mental, serta membangun semangat untuk bangkit dan mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Saya berharap dengan pembinaan yang berkelanjutan, para warga binaan memiliki bekal rohani yang cukup sehingga mampu beradaptasi dan berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidana.![]()
Dessy sampaikan bahwa pemerintah kota Pangkalpinang apresiasi dengan berbagai hasil karya warga binaan yang dipamerkan dalam kegiatan hari ini (red), Produk kerajinan tangan yang dihasilkan dinilai memiliki kualitas yang baik dan berpotensi dikembangkan secara lebih luas.
Keterampilan yang didapatkan pada masa pembinaan, tentunya dapat bermanfaat serta berpotensi dan hal ini harus kita dukung bersama agar menjadi bekal nyata ketika mereka kembali ke masyarakat lagi.
Dessy juga berharap kehadiran rumah Tahfidz di Lapas Perempuan Pangkalpinang dapat membawa dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial-keagamaan di Kota Pangkalpinang secara umum.
Dessy juga memohon doa agar jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang senantiasa diberi kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Peresmian Rumah Tahfidz Az-Azkra ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Wali Kota, dilanjutkan penyerahan cendera mata dari pihak lapas.
Kegiatan kemudian diisi tausiyah Ramadan oleh Ustadz Kurnia, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan Solat Magrib bersama, tamah ramah sambil menikmati makan bersama.
Dalam Tausiyah nya, Ustadz Kurnia menyampaikan maknanya dari kata Tahfidz Az-Azkra adalah pengingat, kenang-kenangan yang akan ditinggalkan lapas Pangkalpinang untuk warganya menjadi sosok yang bangus, baik, soleha, dan cantiknya didalam hati, pungkasnya. (*)


