TopBabel.com-Listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Bangka Belitung (Babel) saat menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan. Terkait hal ini DPRD Babel mengingatkan PLN, “Jangan seperti tahun-tahun lalu, ketika aktivitas ibadah masyarakat berlangsung, tiba-tiba listrik padam”, tentunya hal ini mengganggu kenyamanan beribadah.
Senior manajer perencanaan PLN Babel Ery Juniarta, Senin (9/2/2026) usai menghadiri audiensi bersama Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan bahwa, ” PLN siap!, berkomitmen untuk tidak memadamkan lampu saat jam-jam krusial ibadah, kecuali kerusakan yang diakibatkan alam, diluar kemampuan PLN.
Ery Juniarta menjelaskan PLN siap berkomitmen, karena PLN sudah banyak melakukan perbaikan-perbaikan dan November 2025, sistem transfer listrik interkoneksi Sumatera ke Bangka Belitung (Babel) melalui kabel laut, pihak PLN terus melakukan penguatan jaringan.
Diakui Ery bahwa pasokan listrik untuk Bangka Belitung cukup dengan ada nya penguatan jaringan listrik Sumatera Bangka, yang menguatkan keandalan pasokan listrik dari sistem Sumatera ke pulau Bangka, ujarnya.
Selanjutnya Ery menceritakan terjadinya pemadaman listrik di sebagaian pulau Bangka pada tahun 2023,akibat kerusakan kabel bawah laut dan robohnya tower transmisi di Sumatera Selatan, PLN hingga sekarang tetap melakukan pemeliharaan berulang yang berpotensi menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Bangka.
Ditegaskan Ery menjelang perayaan Imlek, Ramadhan dan Idul Fitri 2026, PLN matikan pasokan aman dengan cadangan saya yang cukup untuk wilayah Babel, seiring dengan beroperasinya kembali jaringan internet koneksi.
Ery katakan gangguan pada tranfer listrik umumnya bersumber dari gangguan transmisi di Sumatera atau kerusakan kabel bawah laut, namun PLN tetap berupaya meningkatkan ketahanan energi di Babel.
Kita pastikan pasokan listrik di Babel cukup,”Kami siap juga untuk di pulau Belitung, kami akui sistem untuk di Belitung tergolong rawan, kalau dari sisi bahan bakar PLN sudah siap.PLN berusaha memaksimalkan suplai jaringan agar tidak terjadi pemadaman.
Insya’ Allah, hal-hal yang sebelumnya terjadi, tidak akan terjadi lagi. Resiko kita memang di ganguan pada transfer listrik transmisi di Sumatera, ungkapnya. (*)



